[TOP]$type=sticky$rm=0$va=0$count=4$va=0
[BUDAYA]$type=blogging$cate=2$count=3$va=0
[SEJARAH]$type=three$c=3$author=hide$comment=hide$rm=hide$va=0
[HUKUM]$type=complex$count=4$va=0
[REVOLUSIONER]$type=left$va=0$count=3
[BUMI-MANUSIA]$type=right$va=0$count=3
[OPINI]$type=slider$snippet=hide$cate=0
[KELAPA MOB]$type=complex$count=4$va=0
Archive Pages Design$type=blogging$count=7
/fa-clock-o/ WEEK TRENDING$type=list
-
Arnold Clemens Ap, lahir di pulau Numfor, Biak 1 Juli 1945 menyelesaikan studi sarjana Muda Geografi dari Uncen. Sewaktu jadi mahasiswa,...
-
Oleh: *Longginus Pekey "Sangat menyakitkan hidup bersama bangsa kolonialis tetapi saya bersyukur dapat bersekolah dan mendapat...
-
RECENT violence in West Papua has highlighted the ongoing conflict between Indonesia's rulers and native Papuans struggling for indepe...
-
Menanggapi Proses Renegosiasi Kontrak Karya Freeport Sejak Rezim Orde Baru tahun 1967 - 2015, PT.Freeport Indonesia telah bercokol se...
-
Minuman keras (Miras), keras kepala di tanah Papua. Ya begitulah adanya. Tidak tahu yang menjadi kepala batu. Tetapi yang jelas Miras m...
-
Group Mambesak pada saat malam kesenian di kampus UNCEN Abepura. Grup Mambesak atau dalam bahasa Biak Numfor ...
-
Pembunuhan Arnold Clemens Ap dan Eduard Mofu yang dilakukan secara rapi melalui skenario pelarian dari penjara. Penangkapan dan Pena...
-
Tahukah Anda dengan sebuah buku yang berjudul “Itu Dia?” Buku karya Pdt. I.S. Kijne ini pernah diterbitkan atas Kerjasama Pemerintah P...
-
Manokwari 1961 (Dok:LP) Sejarah Papua tidak banyak dimuat dalam kurikulum pendidikan kita. Hanya periode tertentu saja, seperti Tri...
-
Pada 10 November 2001, tepatnya 13 tahun yang lalu, Pemimpin Besar Bangsa Papua Barat, Dortheys Hiyo Eluay, ditemukan tewas dalam mobi...